Tips ‘n Trick: Meringankan “Beban” Start Menu Windows 10

Reading Time: 4 minutes

Selamat datang di blogs UNYDeveloperNetwork. Pada artikel Tips ‘n Trick kali ini, Saya akan membahas sesuatu dari Windows 10. Kita semua tahu, bahwa Windows 10 itu bagus. Performanya jauh lebih baik dari berbagai versi Windows sebelumnya. Namun, terlepas dari performanya yang baik, Windows 10 memiliki banyak sekali kritikan. Terutama pada sisi UI (User Interface) dan UX (User Experience) nya. Windows 10 dinilai oleh banyak expert tidak memiliki konsistensi desain UI/UX. Sejak pertama kali rilis pada 29 Juli 2015 hingga saat ini (Windows 10 versi 19.04 ~ saat artikel ini ditulis) banyak sekali perubahan pada sisi UI/UX nya. Berbeda sekali dengan berbagai versi Windows sebelumya yang selalu konsisten mempertahankan desain UI/UX nya, pada versi Windows “paling terakhir” ini, pengembang Windows selalu melakukan perubahan setiap pembaruannya. Salah satu pembaruan yang paling mencolok adalah pada komponen Start Menu.

Sejak pertama kali rilis, desain UI/UX pada start menu telah mengalami banyak sekali perubahan. Hingga pada saat artikel ini ditulis (Windows 10 Versi 19.04), start menu pada Windows telah berbentuk seperti tangkapan layar di bawah ini.

Start menu pada Windows 10 versi 19.04 ini sungguh cantik, dinamis, dan elegan. Namun, seluruh keindahan ini akan sirna jika Anda menginstall Windows 10 pada perangkat PC / Laptop dengan spesifikasi rendah. Perangkat PC / Laptop dengan spesifikasi tinggi pun juga tidak 100% bebas dari masalah. Karena start menu pada Windows 10 ini menjalankan beberapa services sekaligus sehingga mudah crash apabila ada salah satu services yang tidak optimal. JIka ini terjadi di PC / Laptop dengan spesifikasi rendah, akan membuat penggunanya pusing tujuh keliling, karena service yang tidak optimal tadi akan direstart otomatis oleh service manager dan itu membutuhkan waktu. Sehingga pengguna akan terus – terusan menekan tombol Windows pada keyboard atau meng-klik ikon Windows pada taskbar secara berulang-ulang karena Start menu tidak segera keluar. Apabila hal ini dilakukan terus menerus, dapat berakibat pada dead lock yang membuat Windows tidak tahu apa yang harus dilakukan lagi untuk melakukan resolve pada problem Start menu.

Karena Start menu pada Windows 10 ini unik, menjalankan beberapa services sekaligus yang membuatnya “tampak” berat, maka kita bisa membuatnya “tampak” ringan. Arti “tampak” di sini berarti “seolah”, karena tidak berarti “nyata” ringan. Namun, “seolah” ringan karena meskipun banyak service yang dijalankan pada start menu tersebut tetapi kinerjanya diminimalkan.

Jadi, pada artikel ini Saya akan memberikan tips ‘n trick bagaimana kita dapat meringankan start menu Windows 10 kita. Caranya bagaimana? ikuti langkah – langkah berikut.

Non-Aktifkan Live Tiles

Cara pertama adalah menonaktifkan live tiles. Live tiles pada Windows 10 disinyalir kuat menjadi beban pada start menu. Karena live tiles ini akan memberikan update perubahan secara dinamis suatu aplikasi. Karena perubahannya dinamis, pasti ada background services yang bekerja terus menerus. Oleh karenanya, kita dapat menonaktifkan live tiles ini. Caranya adalah sebagai berikut.

Buka start menu.

Klik kanan pada salah satu tiles > More > Turn Life Tile off

Live Tiles aplikasi yang sudah Anda nonaktifkan kini tidak akan menampilkan pembaruan data secara dinamis, dan tentu ini akan “sedikit” meringankan beban start menu.

Membuang Tile Aplikasi yang dianggap berat

Langkah kedua adalah membuang tile aplikasi yang dianggap berat. Cara ini lumayan efektif, karena aplikasi tidak perlu lagi menampilkan pembaruan informasi dinamisnya melalui live tile pada start menu. Cara membuang tile aplikasi adalah sebagai berikut.

Buka start menu

Klik kanan pada salah satu tile > Unpin from Start

Yepp, tile aplikasi yang sudah dipilih akan hilang dari start menu. Dengan cara ini, beban start menu “semakin” ringan. Masih kurang ringan? lanjutkan ke langkah ketiga.

Kembali Ke Windows 7! Buang Semua Tile!

Ya, sesuai dengan judulnya, buang semua tile aplikasi dan kembali ke Windows 7. Namun apakah buruk? Tidak, menurut saya tidak buruk. Malah menurut Saya karakter Windows menjadi kembali muncul setelah tile aplikasi dibuang. Berikut adalah penampakan start menu setelah semua tile aplikasinya dibuang.

Windows 10 tampak semakin elegan setelah semua tile aplikasi dihapus. Dan tentunya, beban start menu sekarang “lebih” ringan dari pada sebelumnya. Hal ini dapat dirasakan dari delay antara perintah yang dilakukan oleh pengguna untuk memunculkan start menu hingga start menu itu sendiri muncul semakin kecil.

Demikian artikel Tips ‘n Trick: Meringankan “Beban” Start Menu Windows 10 ini. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Apabila Anda memiliki pertanyaan, jangan sungkan meninggalkannya di kolom komentar. Jika Anda ingin mencuplik artikel ini, jangan lupa juga sertakan URL nya.

Terima Kasih .. ^_^

Please follow and like us:
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *