{"id":508,"date":"2020-04-09T06:46:27","date_gmt":"2020-04-09T06:46:27","guid":{"rendered":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/?p=508"},"modified":"2020-04-09T06:46:47","modified_gmt":"2020-04-09T06:46:47","slug":"tutorial-mendapatkan-current-time-date-java","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/2020\/04\/09\/tutorial-mendapatkan-current-time-date-java\/","title":{"rendered":"Tutorial: Mendapatkan Current Time &#038; Date (Java)"},"content":{"rendered":"<span class=\"span-reading-time rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\">Reading Time: <\/span> <span class=\"rt-time\"> 4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">minutes<\/span><\/span>\n<p>Selamat datang di UNYDeveloperNetwork. Salah satu kebutuhan terpenting dalam suatu bahasa pemrograman adalah mendapatkan <em>current time &amp; date<\/em>. Pada artikel tutorial kali ini, Saya akan memberikan tutorial berbagai cara untuk mendapatkan <em>current time &amp; date<\/em> dalam bahasa pemrograman Java.<\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<p>Setidaknya ada empat cara dalam memperoleh <em>current time &amp; date<\/em> dalam bahasa pemrograman Java. Apa sajakah itu?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><em>java.util.Date<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Pertama kali kita menggunakan <em>java.util.Date<\/em>. Ini adalah cara umum yang paling banyak digunakan untuk memperoleh <em>current time &amp; date<\/em> dalam bahasa pemrograman Java. Untuk menggunakannya kita harus mengimport terlebih dahulu <em>java.util.Date<\/em>. Selengkapnya adalah seperti kodingan di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>import java.util.Date;\nimport java.text.DateFormat;\nimport java.text.SimpleDateFormat;\n\npublic class ByUtilDate {\n\tpublic static void main(String&#91;] args) {\n\t\tDateFormat formatTanggal = new SimpleDateFormat(\"HH:mm:ss dd\/MM\/yyyy\");\n\t\tDate tanggal = new Date();\n\t\tSystem.out.println(formatTanggal.format(tanggal));\n\t}\n}<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Pada contoh di atas, selain Saya menggunakan <em>java.util.Date, <\/em>Saya juga menggunakan <em>java.text.DateFormat<\/em> dan <em>java.text.SimpleDateFormat<\/em>. Kedua <em>library <\/em>ini berfungsi untuk memformat <em>time &amp; date<\/em> yang sudah diperoleh dari <em>java.util.Date<\/em> supaya dapat lebih terbaca. Apabila kodingan di atas dijalankan, maka outputnya adalah seperti tangkapan layar di bawah ini. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"675\" height=\"320\" src=\"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-55.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-509\" srcset=\"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-55.png 675w, https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-55-300x142.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 675px) 100vw, 675px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Dapat kita lihat, keluaran dari kodingan di atas sudah cukup enak untuk dibaca. Namun, kita dapat membuatnya lebih enak lagi dengan memberikannya sedikit modifikasi. Perhatikan baris kode berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>DateFormat formatTanggal = new SimpleDateFormat(\"HH:mm:ss dd\/MM\/yyyy\");<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Kita melihat pada formatnya adalah: &#8220;HH:mm:ss dd\/MM\/yyyy&#8221;. Dengan detailnya adalah sebagai berikut: H: Hour (jam); m: minute (menit); s: second (detik); d: date (tanggal); M: month (bulan); dan y: year (tahun). Kita modifikasi format tersebut menjadi seperti baris kode sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>DateFormat formatTanggal = new SimpleDateFormat(\"HH:mm:ss dd\/MMMM\/yyyy\");<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Setelah kita jalankan, maka keluaran dari format tersebut adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"669\" height=\"323\" src=\"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-56.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-510\" srcset=\"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-56.png 669w, https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-56-300x145.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 669px) 100vw, 669px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Yep, terdapat perbedaan pada keluaran. Kali ini keluaran lebih enak dibaca lagi karena menampilkan nama bulan secara lengkap. Masih sama dengan menggunakan <em>java.text.SimpleDateFormat<\/em> sekarang kita akan melanjutkan ke cara yang kedua. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><em>java.util.Calendar<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara kedua adalah menggunakan <em>java.util.Calendar<\/em>. Tidak ada perbedaan yang terlalu mencolok antara kita menggunakan <em>java.util.Date<\/em> dengan <em>java.util.Calendar<\/em>. Karena formatternya masih sama, yakni menggunakan <em>java.text.SimpleDateFormat<\/em>. Bagaimana cara mendapatkan <em>current time &amp; date<\/em> dengan <em>java.util.Calendar<\/em>? Mari kita perhatikan kodingan berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>import java.text.DateFormat;\nimport java.text.SimpleDateFormat;\nimport java.util.Calendar;\n\npublic class ByUtilCalendar {\n\tpublic static void main(String&#91;] args) {\n\t\tDateFormat formatTanggal = new SimpleDateFormat(\"HH:mm:ss dd\/MM\/yyyy\");\n\t\tCalendar kalender = Calendar.getInstance();\n\t\tSystem.out.println(formatTanggal.format(kalender.getTime()));\t\n\t}\n}<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan format kode yang hampir sama dengan <em>java.util.date<\/em>. Kita hanya perlu mengganti <em>resource<\/em> untuk mendapatkan <em>current time &amp; date<\/em> dari <em>java.util.Date<\/em> ke <em>java.util.Calendar<\/em>. Selain itu, sama persis. Tidak banyak perubahan yang harus dilakukan. Perubahan kecil lain yang dilakukan adalah pada proses menampilkan <em>time &amp; date<\/em> yang sudah diperoleh, yakni dengan memanggil method <em>getTime()<\/em>. Hasil run dari kodingan ini adalah seperti tangkapan layar di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"691\" height=\"320\" src=\"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-57.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-511\" srcset=\"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-57.png 691w, https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-57-300x139.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 691px) 100vw, 691px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Anda juga dapat memodifikasi pemformatan tanggal dan waktu yang diperoleh pada <em>variable formatTanggal <\/em>sesuai dengan selera Anda. Sekarang kita akan beralih ke cara yang lain yang &#8220;agak berbeda&#8221; daripada dua cara sebelumnya namun, sebenarnya hampir sama. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><em>java.time.LocalDateTime<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara ketiga adalah menggunakan <em>java.time.LocalDateTime<\/em>. Perbedaan dari dua cara sebelumnya, pada cara yang ketiga ini untuk <em>formatter<\/em>-nya kita menggunakan <em>java.time.format.DateTimeFormatter<\/em>. Pemformatan <em>date &amp; time<\/em> dengan cara ini lebih simple karena tidak memerlukan banyak <em>import<\/em>. Sehingga baris kode menjadi lebih sedikit. Berikut adalah contoh kodingannya.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>import java.time.LocalDateTime;\nimport java.time.format.DateTimeFormatter;\n\npublic class ByTimeLocalDateTime {\n\tpublic static void main(String&#91;] args) {\n\t\tDateTimeFormatter dateTimeFormatter = DateTimeFormatter.ofPattern(\"HH:mm:ss dd\/MM\/yyyy\");\n\t\tLocalDateTime getNow = LocalDateTime.now();\n\t\tSystem.out.println(dateTimeFormatter.format(getNow));\n\t}\n}<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Dapat kita lihat, kita hanya perlu mengimport dua class untuk dapat menampilkan <em>current date &amp; time<\/em> daripada dua cara sebelumnya yang memerlukan tiga import. Setelah kita run, maka hasilnya adalah seperti tangkapan layar di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"738\" height=\"322\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-59.png?fit=640%2C279&amp;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-513\" srcset=\"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-59.png 738w, https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-59-300x131.png 300w, https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-59-700x305.png 700w\" sizes=\"auto, (max-width: 738px) 100vw, 738px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Apabila pemformatan tanggal dan waktunya sama, keluarannya pun pasti juga akan sama. Sekarang kita akan beralih ke cara berikutnya untuk mendapatkan <em>current Time &amp; Date<\/em>. Namun cara terakhir ini hanya dapat digunakan untuk memperoleh <em>date <\/em>saja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><em>java.time.LocalDate<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara ini hanya dapat memperoleh <em>current Date<\/em> saja. Untuk dapat menggunakannya, Anda perlu mengimport <em>java.time.LocalDate<\/em>. Untuk <em>formatternya<\/em> Anda masih dapat menggunakan <em>java.time.format.DateTimeFormatter<\/em>. Untuk kodingannya adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>import java.time.LocalDate;\nimport java.time.format.DateTimeFormatter;\n\npublic class ByLocalDate {\n\tpublic static void main(String&#91;] args) {\n\t\tDateTimeFormatter dateTimeFormatter = DateTimeFormatter.ofPattern(\"dd\/MM\/yyyy\");\n\t\tLocalDate localDate = LocalDate.now();\n\t\tSystem.out.println(dateTimeFormatter.format(localDate)); \n\t}\n}<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Sekali lagi, cara ini hanya dapat digunakan untuk mendapatkan <em>current Date<\/em>. Maka setelah di run, hasilnya adalah seperti tangkapan layar di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"678\" height=\"324\" src=\"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-60.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-514\" srcset=\"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-60.png 678w, https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-60-300x143.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Bagaimana jika kita hanya ingin mendapatkan <em>current time<\/em> nya saja? mudah saja kita gunakan <em>java.time.LocalTime<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><em>java.time.LocalTime<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara terakhir ini dapat digunakan jika Anda hanya ingin mendapatkan <em>current time<\/em> nya saja. Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu mengimport <em>java.time.LocalTime<\/em>. Untuk kodingannya adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>import java.time.LocalTime;\nimport java.time.format.DateTimeFormatter;\n\npublic class byLocalTime {\n\tpublic static void main(String&#91;] args) {\n\t\tDateTimeFormatter dateTimeFormatter = DateTimeFormatter.ofPattern(\"HH:mm:ss\");\n\t\tLocalTime localTime = LocalTime.now();\n\t\tSystem.out.println(dateTimeFormatter.format(localTime)); \n\t}\n}<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Hampir sama dengan cara sebelumnya, cara ini digunakan hanya untuk mendapatkan <em>current time <\/em>saja. Setelah kita run, maka hasilnya juga hanya akan menampilkan <em>current time<\/em> saja.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"776\" height=\"325\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-61.png?fit=640%2C268&amp;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-515\" srcset=\"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-61.png 776w, https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-61-300x126.png 300w, https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-61-700x293.png 700w, https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-61-768x322.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 776px) 100vw, 776px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Baiklah, dari berbagai cara yang sudah Saya sampaikan, manakah yang Anda akan gunakan? Silakan, Anda dapat menggunakan yang mana Saja. Atau Anda masih bingung? jika masih bingung, Anda dapat meninggalkan pertanyaan pada kolom komentar. Jika Anda ingin mencuplik artikel ini, jangan lupa juga sertakan URL nya. Terima kasih&#8230; ^_^<\/p>\n\n\n\n<p><strong>UNDUH PROJECT<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/github.com\/milstrike\/UNYDeveloperNetwork\/tree\/master\/CurrentTimeAndDate\">https:\/\/github.com\/milstrike\/UNYDeveloperNetwork\/tree\/master\/CurrentTimeAndDate<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"span-reading-time rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\">Reading Time: <\/span> <span class=\"rt-time\"> 4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">minutes<\/span><\/span>Selamat datang di UNYDeveloperNetwork. Salah satu kebutuhan terpenting dalam suatu bahasa pemrograman adalah mendapatkan current time &amp; date. Pada artikel tutorial kali ini, Saya akan memberikan tutorial berbagai cara untuk mendapatkan current&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":513,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[3,2],"tags":[139,159,158,157,156,155,99,5,161,160,154],"class_list":["post-508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-java","category-tutorial","tag-coding","tag-current-date","tag-current-time","tag-current-time-date","tag-current-time-and-date","tag-date","tag-eclipse","tag-java","tag-java-current-time-date","tag-java-current-time-and-date","tag-time"],"featured_image_src":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-59.png","author_info":{"display_name":"Muhammad Irfan Luthfi","author_link":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/author\/admin\/"},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/image-59.png","jetpack_sharing_enabled":true,"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=508"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/508\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":516,"href":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/508\/revisions\/516"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/513"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unydevelopernetwork.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}